DESA KEMAMANG DALAM PILKADA

foto343.jpg

Pilkada Bojonegoro
Delapan Kandidat Mulai Menguat

Kemamang, 05 Mei 2007
Menjelang Pilkada di Bojonegoro, Jatim, Desember 2007, ada delapan kandidat calon bupati dan wakilnya yang mulai menguat. Mereka diperkirakan akan bersaing ketat.

Para kandidat itu, Bupati Bojonegoro, M. Santoso, melalui Partai Demokrat, Ketua DPW PAN Jatim, Suyoto, melalui PAN, Wabup Bojonegoro, H.M. Thalhah, Sekretaris Partai Golkar Bojonegoro, Tamam Syaifuddin, melalui Partai Golkar, mantan Dirut Perhutani, Marsanto, mantan Camat Kota Bojonegoro, Untung Basuki melalui PDI-P.

Selain itu, Ketua DPC PKB Bojonegoro, Abdul Wachid Syamsuri melalui PKB dan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Syarif Usman, yang juga Ketua Komisi D DPRD berpeluang diambil dari Parpol diluar Partai Golkar.

“Saya hanya bisa memperkirakan dalam Pilkada nanti ada tiga pasang kandidat Cabup dan Cawabup yang maju,” ucap Ketua DPRD Bojonegoro, Tamam Syaifuddin.

Menurut dia, diantara tiga pasang tersebut yakni dari F Partai Golkar, dan Partai Demokrat.

Secara terpisah anggota Komisi C DPRD Bojonegoro, Imam Hidayat, menyatakan, nama-nama yang mulai muncul dalam Pilkada di Bojonegoro, semuanya masih belum berpasangan dan masih mencari pola koalisi.

“Saya ibaratkan ikan di dalam kolam, sekarang ini ikannya baru sebatas `nyabek` (memperlihatkan diri), belum ada kepastian kendaraan yang dinaiki,” paparnya.

Dari data yang diperoleh, M. Santoso yang akan maju dari Partai Demokrat karena terpilih sebagai Ketua PD setempat, juga masih menghadapi kendala koalisi, karena jumlah perolehan empat kursi, suaranya jauh dibawah 15 persen.

Beredar rumor, M. Santoso, berusaha mengaet partai gurem yang jumlahnya 14 partai untuk bergabung yang perolehan jumlah suara seluruhnya berkisar 15 persen.

Sementara ini Partai Demokrat juga belum ada kejelasan berkoalisi dengan PAN, karena beredar kabar kuat Ketua DPW PAN Jatim, Suyoto akan ikut maju sebagai Cabup dalam Pilkada.

Ini terbukti di Bojonegoro, beberapa kali Suyoto mulai melakukan sosialisasi pertemuan juga kegiatan sosial, seperti pengobatan cara Islam di Desa Sukorejo, Kec. Kota Bojonegoro.

“Kalau Partai Golkar kemungkinan akan maju sendiri, cuma jagonya siapa saya belum tahu,” ujar Tamam Syaifuddin, yang juga Sekretaris Partai Golkar itu.

Di F-Partai Golkar, Tamam Syaifuddin harus bersaing ketat dengan H.M. Thalhah, yang juga Ketua DPD Partai Golkar yang disebut-sebut sebagai kandidat terbaik Cabup versi Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Dipihak lain, Marsanto yang sudah mulai memasukkan lamaran ke DPC PDIP harus bersaing ketat dengan Untung Basuki yang sebelumnya sudah mendapatkan dukungan jajaran pengurus DPC PDI-P.

Tetapi, Untung Basuki berpeluang terganjal Marsanto yang mendapatkan dukungan cukup kuat dari PAC PDI-P di Bojonegoro.

Sementara itu, hampir bisa dipastikan DPC PKB akan mengusung Abdul Wachid Syamsuri yang mendapatkan dukungan 27 PAC PKB, juga DPC Garda Bangsa. “Tapi rekomendasi DPP PKB bisa cabup atau cawabup,” ungkap Abdul Wachid Syamsuri.(Tonigempar.News)

Satu Tanggapan

  1. menang mana

Tinggalkan Balasan